総ページの表示回数

Senin, 21 Maret 2011

Belajar Huruf Hiragana

Huruf Hiragana terbentuk dari garis-garis dan coretan-coretan yang melengkung (kyokusenteki). Huruf Hiragana yang digunakan sekarang adalah bentuk huruf  yang dipilih dari soogana yang ditetapkan berdasarkan Petunjuk Departemen Pendidikan Jepang tahun 1900.
Sampai sekarang belum ada pendapat yang pasti mengenai pencipta huruf Hiragana. Hal ini dijelaskan oleh Sada Chiaki dalam bukunya Atarashii Kokugogaku bahwa ada pendapat yang menjelaskan pembuat huruf Hiragana adalah Kooboo Daishi. Tetapi pendapat ini tidak beralasan karena huruf Hiragana tidak dapat dibuat oleh satu orang dalam satu kurun tertentu.
Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata bahasa Jepang asli atau menggantikan tulisan Kanji, menulis partikel dan kata bantu kata kerja. Untuk tahap awal dalam mempelajari bahasa Jepang, hafalkanlah huruf Hiragana berikut:
 

Ketentuan Menulis Hiragana

Dalam menulis hiragana, terdapat tiga aturan utama, yakni:
  1. Pertama-tama, susun huruf untuk membentuk kata yang diinginkan(sudah jelas)
  2. Konsonan tebal diwakili oleh huruf ‘tsu’ kecilContoh:
      はっきり = (ha)(tsu)(ki)(ri)= hakkiri
  3. Vokal panjang ditulis dengan menambahkan huruf terkaitContoh:
      おかさん = (o)(ka)(a)(sa)(n)= okaa-san

Kapan Memakai Hiragana?

Sebagaimana sudah disebut sebelumnya, terdapat tiga jenis pemakaian huruf hiragana dalam bahasa Jepang. Sekarang kita akan lihat bagaimana huruf-huruf tersebut dipakai.

(a) Sebagai Okurigana

Okurigana bisa dibilang sebagai imbuhan/tambahan yang melekat pada dalam sebuah kata bahasa Jepang. Kata yang ditempeli oleh okurigana adalah pokok perhatian — kata ini biasanya ditulis dengan huruf kanji.
Misalnya contoh berikut:
[JAP] 愛する
[JAP] aisuru
[ENG] “to love”
Pada contoh di atas, kanji untuk “ai” (愛 ; “love”) diikuti oleh hiragana “suru” (する ; “to do”). Di sini “suru” berperan sebagai imbuhan pembentuk kata kerja, sehingga hasil akhirnya adalah “aisuru” = “to love”.
Maka, okurigana-nya adalah する (”suru”). :D
Contoh yang lain…
[JAP] 白
[JAP] shiroi
[ENG] “white” (adj.)”, “white-colored”
Di awal mula hanya terdapat kanji 白 (”shiro”), yang berarti “warna putih” (noun). Meskipun demikian, hiragana “i” menjadi imbuhan pembentuk kata sifat — sehingga hasil akhirnya adalah “shiroi” = “berwarna putih”.

Dengan demikian, okurigana bisa dibilang sebagai imbuhan pembentuk kelas kata di bahasa Jepang. Mulai dari kata kerja, kata sifat, hingga tenses, semuanya diindikasikan oleh okurigana yang dipakai.

(b) Sebagai Furigana

Furigana adalah petunjuk bagaimana cara membaca suatu kanji. Pada umumnya, sebuah kanji (atau banyak kanji) memiliki lebih dari satu cara pembacaan.
Misalnya kanji berikut:
古谷
Ini adalah nama keluarga. Bisa dibaca sebagai: Furuya, Furutani, atau Kotani
(mengenai kenapa ini bisa terjadi, kapan-kapan akan saya bahas di tulisan tersendiri tentang Kanji)
Lalu, bagaimana dong? Kalau misalnya saya jadi guru, dan harus mengabsen murid, tentunya saya tak bisa ambil resiko salah sebut. :? (masa “Furuya” jadi “Furutani” ?)
Nah, untuk menyelesaikan masalah ini, dibuatlah sistem penulisan furigana. Nama dengan kanji ditulis dengan ukuran normal — sedangkan hiragana ditulis berukuran kecil sebagai pembantu.
furigana1.jpg
Ternyata kanji tersebut dibaca “Furuya”, bukannya “Furutani” atau “Kotani”
Meskipun demikian, terdapat juga penggunaan furigana yang bukan untuk nama. Biasanya teknik ini dipakai di buku pelajaran bahasa Jepang, komik-komik (manga), atau panduan wisata.
Contoh:
furigana2.jpg
Furigana di atas menjelaskan bahwa kalimat tersebut berbunyi: “nihongo ga suki”
(= saya suka bahasa Jepang)

(c) Menuliskan partikel dan honorific

Semua partikel dalam bahasa Jepang ditulis menggunakan hiragana. Di sisi lain, terdapat juga beberapa honorific (sebutan perorangan) yang ditulis menggunakan hiragana, misalnya -kun, -san, -chan, dan -tan.
Meskipun demikian honorific yang lebih formal umumnya ditulis dengan menggunakan kanji — bukan hiragana. Misalnya -dono (殿), -sama (様), dan -sensei (先生).

berikut adalah video cara menulis huruf hiragana:
video video

Sabtu, 19 Maret 2011

Belajar Huruf Kanji (2): Aturan Penulisan Huruf Kanji

Kanji dengan segala kompleksitas yang dimilikinya ternyata memiliki aturan yang ketat dalam penulisannya.  Aturan itu sebagaimana yang ada juga dalam penulisan huruf Hiragana dan Katakana disebut sebagai stroke order atau urutan goresan. Jangan pernah mencoba menulis huruf kanji tanpa aturan tersebut karena akan berakibat tulisan kanji kita tidak tepat. Saya pernah mencoba menulis kanji dengan urutan yang kurang tepat langsung diprotes oleh teman Jepang saya Arai san, padahal menurut saya kanji tersebut sudah mirip sekali aslinya he he.  Belakangan saya ketahui bahwa teknik penulisan tersebut di samping bermanfaat untuk keindahan tulisan, juga sangat berguna untuk menyederhanakan metode menghafal kanji, yang tentu saja menghemat memori di otak kita. Metode termudah dalam menghafal huruf kanji selain berimajinasi saat membaca tulisan kanji adalah dengan cara menuliskannya. emakin sering kita menuliskan huruf kanji semakin mudah untuk menghafalnya. Oleh karena itu perbanyaklah menulis huruf kanji, tentu saja dengan memperhatikan aturan penulisan sebagaimana berikut:
1. Tulislah dari kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah
Aturan tersebut adalah aturan umum, setiap karakter kanji ditulis dari sisi kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah. Sebagai contoh yang paling mudah adalah pada penulis kanji “ichi – satu” yang dituliskan dalam bentuk garis horisontal satu goresan : 一. untuk menuliskan huruf kanji tersebut goresan dilakukan dari  kiri ke kanan.
karakter kanji untuk “ni – dua” mempunyai dua goresan: 二. Dalam hal ini, kedua goresan tersebut juga ditulis dari kiri ke kanan, bedanya goresan yang atas ditulis pertama baru kemudian disusul goresan di bawahnya. Huruf kanji untuk “san – tiga” mempunyai tiga goresan : 三. Setiap goresan dituliskan dari kiri ke kanan, dimulai dari goresan teratas dilanjutkan dengan secara berurutan goresan di bawahnya sampai goresan ke-tiga selesai ditulis.
Aturan ini juga berlaku untuk karakter kanji yang lebih kompleks. Sebagai contoh, kanji 校 dalam penulisannya dapat dibagi menjadi dua. Kanji di bagian kiri (木) dituliskan terlebih dahulu sebelum kanji di bagian kanan (交) ditulis. Ada beberapa pengecualian untuk aturan ini, terutama terjadi untuk jenis kanji berikut 誕 dan 健 . Dalam hal ini, bagian kiri ditulis terlebih dahulu kemudian dilanjutkan bagian kanji kanan, dan diakhiri dengan goresan lower enclosure (goresan melintang sisi bawah kanji).
Satu lagi pengecualian adalah, pada kanji berikut 品 dan 襲, bagian yang atas ditulis terlebih dahulu baru kemudian disusul bagian bawahnya.
2. Horizontal sebelum vertical
Jika anda menemukan kanji menyilang, goresan horizontal ditulis terlebih dahulu kemudian baru diikuti goresan vertikal. Karakter “ju – sepuluh” 十, mempunyai dua goresan menyilang, goresan horizontal ditulis terlebih dahulu baru kemudian diikuti goresan vertikal, urutan penulisannya:   十.
Pengecualian untuk penulisan kanji “ta-sawah”  , goresan vertikal dituliskan terlebih dahulu baru kemudian diikuti goresan horisontal. 
3. Goresan vertikal memotong kanji lain dituliskan terakhir
goresan vertikal yang memotong karakter lain dituliskan setelah seluruh bagian goresan horisontal selesai dituliskan sebagaimana dalam kanji 車 dan 中.
goresan horisontal yang memotong karakter lain juga dituliskan terakhir, sebagaimana dalam kanji 母 dan 海.
4. Goresan diagonal kanan atas-ke-kiri bawah sebelum goresan diagonal kiri atas-ke- kanan bawah
diagonal kanan atas-ke kiri bawah (ノ) dituliskan terlebih dahulu sebelum diagonal kiri atas -ke – kanan bawah (乀): 文.
sebagai catatan: aturan ini untuk diagonal simetris, untuk diagonal asimetris sebagaimana pada 戈, bagian diagonal kiri atas ke kanan bawah di tulis terlebih dahulu, sebagaimana aturan nomor 1.
5. Goresan vertikal sebelum goresan sisi sayap kiri-kanannya
Goresan vertikal tengah ditulis terlebih dahulu sebelum sisi sisi kanan kirinya ditulis, kemudian dilanjutkan dengan menulis goresan sayap sisi kiri dan dilanjutkan dengan bagian sayap sisi kanan. sebagaimana dalam penulisan kanji: 小 and 水.
6. Sisi luar sebelum sisi dalam
Goresan yang berada di sisi luar dituliskan terlebih dahulu sebelum sisi dalamnya ditulis, kemudian diakhiri dengan goresan sisi bawah: 日 dan 口. Aturan ini juga berlaku untuk karakter kanji yang tidak memiliki bottom stroke (goresan sisi bawah) sebagaimana pada kanji 同 dan 月.
7. Goresan sisi kiri vertikal terlebih dahulu sebelum sisi lainnya
Goresan vertikal sisi kiri dituliskan sebelum sisi kanan dituliskan. Sebagai contoh pada kanji: 日 dan 口 goresan sisi vertikal kiri (|) ditulis terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan  (┐) (yang ditulis dalam satu goresan).
8. Goresan penutup ditulis terakhir 
Goresan penutup sebagaimana dalam kanji: 道, 週, 画, dituliskan terakhir.
9. Titik atau goresan kecil ditulis terakhir
Goresan kecil yang biasa terdapat dalam kanji : 玉, 求, 朮.dituliskan terakhir setelah semua goresan sudah selesai ditulis.
Aturan-aturan penulisan tersebut tentu saja sangat sulit untuk dihafal jika anda tidak pernah mencoba menuliskan huruf kanji. Jadi mulailah mencoba menghafal aturan tersebut dengan menuliskan kanji yang anda temui dengan mengikuti aturan penulisan tersebut di atas, sampai anda benar-benar familiar. Jangan pernah beranjak ke pelajaran berikutnya sebelum anda benar-benar menghafal aturan penulisan ini…

Mengenal Huruf Kanji

Kanji (漢字), secara harfiah berarti “aksara dari Han Republik Rakyat Cina”) adalah aksara Tionghoa yang digunakan dalam bahasa Jepang. Kanji adalah salah satu dari empat set aksara yang digunakan dalam tulisan modern Jepang selain kana (katakana, hiragana) dan romaji.
Kanji dulunya juga disebut mana (真名) atau shinji (真字) untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji dipakai untuk melambangkan konsep atau ide (kata benda, akar kata kerja, akar kata sifat, dan kata keterangan). Sementara itu, hiragana (zaman dulu katakana) umumnya dipakai sebagai okurigana untuk menuliskan infleksi kata kerja dan kata-kata yang akar katanya ditulis dengan kanji, atau kata-kata asli bahasa Jepang. Selain itu, hiragana dipakai menulis kata-kata yang sulit ditulis dan diingat bila ditulis dalam aksara kanji. Kecuali kata pungut, aksara kanji dipakai untuk menulis hampir semua kosakata yang berasal dari bahasa Tionghoa maupun bahasa Jepang.
Sejarah
Secara resmi, aksara Tionghoa pertama kali dikenal di Jepang lewat barang-barang yang diimpor dari Tiongkok melalui Semenanjung Korea mulai abad ke-5 Masehi. Sejak itu pula, aksara Tionghoa banyak dipakai untuk menulis di Jepang, termasuk untuk prasasti dari batu dan barang-barang lain. 
Sebelumnya di awal abad ke-3 Masehi, dua orang bernama Achiki dan Wani datang dari Baekje di masa pemerintahan Kaisar Ōjin. Keduanya konon menjadi pengajar aksara Tionghoa bagi putra kaisar.Wani membawa buku Analek karya Kong Hu Chu dan buku pelajaran menulis aksara Tionghoa untuk anak-anak dengan judul Seribu Karakter Klasik.Walaupun demikian, orang Jepang mungkin sudah mengenal aksara Tionghoa sejak abad ke-1 Masehi. Di Kyushu ditemukan stempel emas asal tahun 57 Masehi yang diterima sebagai hadiah dari Tiongkok untuk raja negeri Wa (Jepang).

Dokumen tertua yang ditulis di Jepang menurut perkiraan ditulis keturunan imigran dari Tiongkok. Istana mempekerjakan keturunan imigran dari Tiongkok bekerja di istana sebagai juru tulis. Mereka menuliskan bahasa Jepang kuno yang disebut yamato kotoba dalam aksara Tionghoa. Selain itu, mereka juga menuliskan berbagai peristiwa dan kejadian penting.
Sebelum aksara kanji dikenal orang Jepang, bahasa Jepang berkembang tanpa bentuk tertulis. Pada awalnya, dokumen bahasa Jepang ditulis dalam bahasa Tionghoa, dan dilafalkan menurut cara membaca bahasa Tionghoa. Sistem kanbun (漢文) merupakan cara penulisan bahasa Jepang menurut bahasa Tionghoa yang dilengkapi tanda diakritik. Sewaktu dibaca, tanda diakritik membantu penutur bahasa Jepang mengubah susunan kata-kata, menambah partikel, dan infleksi sesuai aturan tata bahasa Jepang.
Selanjutnya berkembang sistem penulisan man’yōgana yang memakai aksara Tionghoa untuk melambangkan bunyi bahasa Jepang. Sistem ini dipakai dalam antologi puisi klasik Man’yōshū. Sewaktu menulis man’yōgana, aksara Tionghoa ditulis dalam bentuk kursif agar menghemat waktu. Hasilnya adalah hiragana yang merupakan bentuk sederhana dari man’yōgana. Hiragana menjadi sistem penulisan yang mudah dikuasai wanita. Kesusastraan zaman Heian diwarnai karya-karya besar sastrawan wanita yang menulis dalam hiragana. Sementara itu, katakana diciptakan oleh biksu yang hanya mengambil sebagian kecil coretan dari sebagian karakter kanji yang dipakai dalam man’yōgana.
Cara pengucapan
Satu aksara kanji bisa memiliki cara membaca yang berbeda-beda. Selain itu tidak jarang, satu bunyi bisa dilambangkan oleh aksara kanji yang berbeda-beda. Aksara kanji memiliki dua cara pengucapan, ucapan Tionghoa (on’yomi) dan ucapan Jepang (kun’yomi).
Ucapan Tionghoa (on’yomi)
On’yomi (音読み) atau ucapan Cina adalah cara membaca aksara kanji mengikuti cara membaca orang Cina sewaktu karakter tersebut diperkenalkan di Jepang. Pengucapan karakter kanji menurut bunyi bahasa Tionghoa bergantung kepada zaman ketika karakter tersebut diperkenalkan di Jepang. Akibatnya, sebagian besar karakter kanji memiliki lebih dari satu on’yomi. Kanji juga dikenal orang Jepang secara bertahap dan tidak langsung dilakukan pembakuan.
On’yomi dibagi menjadi 4 jenis:
  • Go-on (呉音, “ucapan Wu”) adalah cara pengucapan dari daerah Wu di bagian selatan zaman Enam Dinasti Tiongkok. Walaupun tidak pernah ditemukan bukti-bukti, ucapan Wu diperkirakan dibawa masuk ke Jepang melalui Semenanjung Korea dari abad ke-5 hingga abad ke-6. Ucapan Wu diperkirakan berasal dari cara membaca literatur agama Buddha yang diwariskan secara turun temurun sebelum diketahui cara membaca Kan-on (ucapan Han). Semuanya cara pengucapan sebelum Kan-on digolongkan sebagai Go-on walaupun mungkin saja berbeda zaman dan asal-usulnya bukan dari daerah Wu.
  • Kan-on (漢音, “ucapan Han”) adalah cara pengucapan seperti dipelajari dari zaman Nara hingga zaman Heian oleh utusan Jepang ke Dinasti Tang dan biksu yang belajar ke Tiongkok. Secara khusus, cara pengucapan yang ditiru adalah cara pengucapan orang Chang’an.
  • Tō-on (唐音, “ucapan Tang”) adalah cara pengucapan karakter seperti dipelajari oleh biksu Zen antara zaman Kamakura dan zaman Muromachi yang belajar ke Dinasti Song, dan perdagangan dengan Tiongkok.
  • Kan’yō-on (慣用音, “ucapan populer”) adalah cara pengucapan on’yomi yang salah (tidak ada dalam bahasa Tionghoa), tapi telah diterima sebagai kelaziman.
KanjiArtiGo-onKan-onTō-onKan’yō-on
terangmyō (明星 myōjō)mei (明暗 meian)(min)* (明国 minkoku)
pergigyō (行列 gyōretsu) (行動 kōdō)(an)* (行灯 andon)
ibu kotakyō (京都 Kyōto)kei (京阪 Keihan)kin (南京 Nankin)
biru, hijaushō (緑青 rokushō)sei (青春 seishun)chin (青島 Chintao)-
murnishō (清浄 shōjō)sei (清潔 seiketsu)(shin)* (清国 Shinkoku)
mengirim(shu)*(shu)*yu (運輸 un-yu)
tidur(men)*(ben)*min (睡眠 suimin)
Ucapan Jepang (kun’yomi)
Kun’yomi (訓読み) atau ucapan Jepang adalah cara pengucapan kata asli bahasa Jepang untuk karakter kanji yang artinya sama atau paling mendekati. Kanji tidak diucapkan menurut pengucapan orang Cina, melainkan menurut pengucapan orang Jepang. Bila karakter kanji dipakai untuk menuliskan kata asli bahasa Jepang, okurigana sering perlu ditulis mengikuti karakter tersebut.
Seperti halnya, on’yomi sebuah karakter kadang-kadang memiliki beberapa kun’yomi yang bisa dibedakan berdasarkan konteks dan okurigana yang mengikutinya. Beberapa karakter yang berbeda-beda sering juga memiliki kun’yomi yang sama, namun artinya berbeda-beda. Selain itu, tidak semua karakter memiliki kun’yomi.
Kata “kun” dalam kun’yomi berasal kata “kunko(訓詁 ?) (pinyin: xungu) yang berarti penafsiran kata demi kata dari bahasa kuno atau dialek dengan bahasa modern. Aksara Tionghoa adalah aksara asing bagi orang Jepang, sehingga kunko berarti penerjemahan aksara Tionghoa ke dalam bahasa Jepang. Arti kanji dalam bahasa Tionghoa dicarikan padanannya dengan kosakata asli bahasa Jepang.
Sebagai aksara asing, aksara Tionghoa tidak dapat diterjemahkan semuanya ke dalam bahasa Jepang. Akibatnya, sebuah karakter kanji mulanya dipakai untuk melambangkan beberapa kun’yomi. Pada masa itu, orang Jepang mulai sering membaca tulisan bahasa Tionghoa (kanbun) dengan cara membaca bahasa Jepang. Sebagai usaha membakukan cara membaca kanji, satu karakter ditetapkan hanya memiliki satu cara pengucapan Jepang (kun’yomi). Pembakuan ini merupakan dasar bagi tulisan campuran Jepang dan Tionghoa (wa-kan konkōbun) yang merupakan cikal bakal bahasa Jepang modern.
Kokkun
Kokkun (国訓) adalah karakter kanji yang mendapat arti baru yang sama sekali berbeda dari arti semula karakter tersebut dalam bahasa Tionghoa, misalnya:
  • chū, okitsu, oki (jauh di laut, lepas pantai; pinyin: chōng, membilas; chòng, kuat)
  • 椿 tsubaki (Kamelia; pinyin: chūn, Ailanthus)
Jūbakoyomi dan yutōyomi
Gabungan dua karakter sering tidak mengikuti cara membaca on’yomi dan kun’yomi melainkan campuran keduanya yang disebut jūbakoyomi (重箱読み). Karakter pertama dibaca menurut on’yomi dan karakter kedua menurut kun’yomi, misalnya
  • 重箱 (jūbako)
  • 音読み (on’yomi)
  • 台所 (daidokoro)
  • 役場 (yakuba)
  • 試合 (shiai)
  • 団子 (dango).
Sebaliknya dalam yutōyomi (湯桶読み), karakter pertama dibaca menurut kun’yomi dan karakter kedua menurut on’yomi, misalnya:
  • 湯桶 (yutō)
  • 合図 (aizu)
  • 雨具 (amagu)
  • 手帳 (techō)
  • 鶏肉 (toriniku).
Karakter buatan Jepang
Kokuji (国字 aksara nasional) atau wasei kanji (和製漢字kanji buatan Jepang) adalah karakter kanji yang asli dibuat di Jepang dan tidak berasal dari Tiongkok. Kokuji sering hanya memiliki cara pembacaan kun’yomi dan tidak memiliki on’yomi, misalnya:
  • (tōge): lintasan pegunungan
  • (sakaki): pohon sakaki (Cleyera japonica)
  • (hatake, hata): ladang, perkebunan
  • (tsuji): sudut jalan, perempatan jalan
  • (sen): kelenjar
  • (hatara(ku); on’yomi: ) : bekerja.
Beberapa kokuji dipungut oleh bahasa Tionghoa, misalnya: (xiàn).
Daftar kanji
Pemerintah Jepang mengeluarkan daftar aksara kanji yang disebut Tōyō kanji (当用漢字表, karakter masa kini) pada 16 November 1946 yang seluruhnya berjumlah 1.850 karakter. Daftar ini memuat aksara kanji yang telah disederhanakan atau shinjitai (新字体, karakter bentuk baru). Sebaliknya, aksara kanji yang belum disederhanakan disebut kyūjitai (旧字体).
Daftar Tōyō kanji digantikan dengan daftar Jōyō kanji (常用漢字) berisi 1.945 karakter yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Jepang pada 10 Oktober 1981. Hingga sebelum akhir Perang Dunia II, Kementerian Pendidikan sudah 4 kali mengeluarkan daftar Jōyō kanji (1923, 1931, 1942, dan 1945).
Kementerian Pendidikan juga memiliki daftar kyōiku kanji (教育漢字, kanji pendidikan) yang diambil dari daftar Jōyō kanji. Daftar ini berisi 1.006 karakter untuk dipelajari anak sekolah dasar di Jepang. Selain itu, pemerintah Jepang mengeluarkan daftar jinmeiyō kanji (人名用漢字, kanji nama orang) yang dipakai untuk menulis nama orang. Hingga 27 September 2004, daftar jinmeiyō kanji berisi 2.928 karakter (daftar Jōyō kanji ditambah 983 kanji nama orang).
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kanji
berikut adalah daftar 1945 joyo kanji yang harus anda hafalkan untuk bisa melewati level 1 ujian JLPT.

Kanji Berasal dari gambar
cara termudah untuk mempelajari kanji adalah dengan mengingat bahwa kanji sebetulnya berasal dari gambar yang dibuat tulisan. perhatikan gambar-gambar berikut:
klik di sini untuk memperbesar ukuran tampilan gambar
klik di sini untuk memperbesar ukuran tampilan gambar
klik di sini untuk memperbesar ukuran tampilan gambar
klik di sini untuk memperbesar ukuran tampilan gambar
nah mulai dari sekarang, sebagai tahap awal dalam mempelajari kanji, yuk mari mencoba mempelajari kanji dengan cara mengingatnya sebagai gambar, sehingga belajar huruf kanji jadi lebih menyenangkan :)
Comments

Jenis Huruf dalam Bahasa Jepang (Hiragana, katakana, kanji)

Bahasa jepang memiliki beberapa jenis huruf yaitu hiragana, katakana dan kanji. Tentu saja ke semua jenis huruf itu memiliki perbedaan dalam penggunaanya. Kalau nggak berbeda ngapain juga dikasih nama yang berbeda :D
Berikut perbedaan fungsi dan penggunaan semua jenis huruf bahasa jepang tersebut :

igunakan oleh para wanita jepang (makanya bentuk tulisannya halus). Sedangkan penggunaanya adalah untuk :
  • kata keterangan
  • Perkataan dimana kanjinya lama tidak digunakan atau bahkan sudah tidak diketahui
  • digunakan untuk situasi yang formal.
hiragana
Bersama kanji, dulu huruf katakana hanya digunakan oleh kamu lelaki (makanya bentuknya lurus-lurus).Digunakan untuk kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang kemudian diserap menjadi bahasa jepang.
katakana
Sedangkan yang ketiga adalah huruf kanji, bentuknya mirip dengan huruf cina.. karena memang asalnya darisana. Dipakai untuk melambangkan konsep atau ide.
kanji
Selain itu ada juga huruf romaji yang merupakan sistem alihaksara.
Nah umpamanya sekarang anda sedang membutuhkan untuk menterjemahkan huruf indonesia menjadi huruf jepang. Berikut beberapa web service yang dapat melakukannya
  • http://translate.google.com/translate_t#
  • http://sukimania.ddo.jp/trans/trans_e.php
  • http://nihongo.j-talk.com/parser/
Sedangkan untuk software jenis huruf jepang anda bisa menggunakan.
  • Quick TransLation – Firefox plugin
Yang saya dengar menguasai bahasa jepang itu lebih mudah dari bahasa inggris. Karena pengejaannya hampir sama. Yang menjadi persoalan adalah jenis huruf. Mungkin untuk huruf hiragana dan katakana tidak masalah karena memang hanya berjumlah 46. Sedangkan untuk huruf kanji, konon katanya anda harus menghafal sampai 9000 untuk dapat membaca koran disana.

BAHASA KOREA SLANG ( 속어 )

Slang adalah ragam bahasa tidak resmi, dan tidak baku yang sifatnya musiman, dipakai oleh kelompok sosial tertentu untuk komunnikasi intern, dengan maksud, agar yang bukan anggota kelompok tidak mengerti.
Slang di ciptakan oleh perubahan bentuk pesan linguistik tanpa mengubah isinya untuk maksud penyembunyian atau kejenakaan, jadi slang bukanlah jika kita berbicara yang seharusnya sebuah bahasa, melainkan hanya transformasi parsial sebagian dari suatu bahasa menurut pola-pola tertentu. Contohnya, kata bahasa Indonesia mobil dapat di ubah wujudnya menjadi bo’il, bolim, demobs atau kosmob. ( sumber : id.wikipedia.org )
Bahasa gaul atau bahasa prokem adalah penggunaan kata-kata dalam bahasa yang tidak resmi dan ekspresi yang bukan merupakan standar penuturan dialek atau bahasa.
uangPada kesempatan kali ini, yang masih dalam suasana hari Hangeul, saya mencoba memberi pembahasan lain yaitu tentang bahasa Korea slang. Dian ssi pernah menulis juga tentang bahasa slang ini, maka tulisan ini untuk mendukung tulisan tersebut.
Ada beberapa bahasa slang yang pernah ditanyakan teman artinya misalkan adalah sebagai berikut :
1.짱 ( jjang ) yaitu yang memiliki arti :
a. best; cool; great; ace
b. Orang yang terkuat atau pemimpin kelompok.
2.  짱이야!  ( Jjang-i-ya  ) Ini adalah bom! . Tidak ada yang tahu  makna sebenarnya dari kata 짱 . Tapi yang paling dipercaya dugaan 짱 adalah dari kata 장 yang berarti ‘Chief atau ketua’.
3. 너 짱이야!( Neo jjang-i-ya ) .= ” engkau hebat…”
4. 제정신이야? ( Jejeong shini-ya ) ” apa kamu sudah gila..? ” . Dalam keadaan biasa kita bia mengatakan ‘미쳤어? (mi-cheo-sseo) ” apakah kamu sudah gila “.
5. 씨팔 ( ssi pal ) : ” sialan “. Kata ini merupakan kata untuk mengungkapkan ketidakpuasan dari seseorang. namun seharusnya berhati-hati mengucapkan kata ini karena akan melukai perasaan orang lain.
6. 뻥 = 거짓말 ( Keojimal ) . 뻥치다 or 뻥까다 : yaitu kata untuk menyatakan kebohongan.
7. Untuk menyatakan ” apakah kamu sudah makan ( 밥 먹었어?  Bab meogeosseo..? ) dinyatakan dengan “밥 뭇나? ( bab muna ) ,  밥 무거써? ( bab mugeo sseo ) atau 밥 무건낭? ( bab mugeonnang ) .
8. 너 정말 치사하다 ( neo jeongmal chi sa hada  ) = ” kau murahan “.
9. 너무 오바 하지마.  ( Neomu oba hajima )= jangan over acting atau jangan bersikap berlebihan .  오바 adalah dari bahasa inggris Over.
10. 일빠 – ( il ppa ) Jadilah yang pertama .
Walaupun yang saya tulis hanya sepuluh, namun selengkapnya bisa dilihat lebih 400 kalimat slang dalam bahasa Korea. bisa dilihat di :
Kita bisa belajar banyak dari situs di atas. Walau bahasa slang ini tidak digunakan dalam situasi resmi ( formal ), namun setidaknya bisa kita pelajari, sebab dalam keseharian memang kadang digunakan. Semoga bermanfaat

Cara paling mudah belajar bahasa jepang

Kamu bosan terus-menerus belajar bahasa pemrograman??? yupz… pernah ga ngerasain kepala jadi hang, perut mulez2 susah buang air besar karena terlalu lama melototin coding. Wupz itu gejala2 setrez….. stop jangan diterusin ho ho ho…. luangin waktu untuk rilex sejenak. Ambil nafas dalam2 buka YM atau FS atau apalah…. meluncur ke alam sana… truz cari teman yang bae2 yaw… ho ho ho. Nah seperti yang ak alami karena punya hobby nyari teman tuh malah nyasar smp jepang. Lha trus malah bingung dapet teman2 dari jepang karena ga isa bahasa jepang. Terpaksa de… belajar bhs jepang ho ho ho. Mungkin kamu punya pengalaman lain kenal sama orang Amrik misalnya atau malah kenalan sama orang utan wkwkwkwkw :) Nah berikut ni rahasia gila belajar bahasa jepang yang kebetulan saya temukan di beberapa sumber yang terpercaya. Selamat belajar bahasa jepang yaw… awaz jangan ketawa2 sendiri… nanti ndak dikira orang gila beneran (seperti aku pas baca pertama kali… ho ho ho)

0,1,2,3,4,5,6,7,8,9

  • 0 = zero / rei, gampang
  • 1 = ichi, ingat: hiji (sunda), siji (jawa)
  • 2 = ni, ingat: niniii… sudaaaah tuaaaaa… giginyaaaa tinggaaaal duwaaaaa…
  • 3 = san, TODO: insert-gambar-pisang-3
  • 4 = shi / yon, ingat: angka 4 nulisnya doyong ke kanan
  • 5 = go, ingat: go-cap, go-pek
  • 6 = roku, ingat: angka 6 seperti kait buat ngebuka rok :D
  • 7 = nana / sichi, ingat: nana, pacarku yang ke-7, suka mandi kembang 7 rupa, biar bisa main 7 hari 7 malam :)
  • 8 = hachi, ingat: 8 kayak lubang hidung, tempat ingus keluar kalo flu: hachi! hachi!
  • 9 = kyuu / ku, ingat: angka 9 dalam permainan kartu = kyu!
  • 10 = juu, ingat: inget gak kalo bencong disalon mau cuciin rambut kita? dia pasti bilang…. cuci dulu yuk…? dia pasti jawab lagi… jyuu…!

A

ame = hujan
  • waktu hujan turun, bayiku nangis kenceng. jadinya harus diajak becanda pake lagu “pok ame ame, belalang kupu kupu…”
ani = kakak laki-laki
  • aneh, kakak laki-laki kok namanya ani… orang jepang memang aneh…
ane = kakak perempuan
  • kakak perempuan gue aneh, orangnya kayak sadako (tokoh serem di film The Ring)
atarashii = baru
Cara lucu untuk mengingat:
  • kalo masih baru, pasti masih bau terasi, ihihihi…
ashita = besok
Cara nggak lucu untuk mengingat:
  • besok pergi ngapel ke rumah shita
atsui = panas
Cara lucu untuk mengingat:
  • kalau kepanasan, bisa bersin-bersin “hatchi, hatchi, hatsui!”"
  • kalau kepanasan, orang Jawa akan mengumpat atsu! panas temen iki rek!!!

B

bengoshi = pengacara, lawyer
  • yang bisa jadi pengacara itu pasti selalu orang yang jadi biang gosip!
benri = nyaman (praktis)
  • hehe, orang yang sakit benri-benri pasti praktis kalo kebelakang, langsung crot.
biru = gedung
  • gedung yang tinggi, puncaknya pasti ada di langit yang biru
biiru = bir/beer (bedanya cuma ditulis pakai katakana, bukan hiragana)
  • lagi tinggi gara-gara kebanyakan minum biiru
byooin = rumah sakit
  • semua orang yang datang ke rumah sakit pasti sedang kena sakit boyok, lagi in!? cat: boyok = sakit pinggang (jawa)

C

chichi = bapak (untuk menyebut bapakku. bapak orang lain = otoosan)
  • bapakku adalah pendekar taichi chi chi chi… bukan echo cho cho cho cho…
Chiisai, Chii = kecil. chibi biasanya dipakai untuk kata imut.
  • Biasanya kalo cewe mo ngatain cowonya, begini-nih, “Chiii..Say.. kok kecil beneeerrr?”.
Chikai = deket
  • Waktu itu Fivda pagi-pagi disuruh ke Sugity untuk pertama kalinya.. Karena belum tau tempatnya dia panik.. “Wehhh dimana tuh Sugity ??? ” Jawab gw ” Itu di Chikairang deket kok dari sini cuma sejam” dan Fivda pun pergi dengan hati senang :D
  • Chika itu temen gue yg rada-rada nyebelin soalnya suka deket2. “Chika iiih.. jangan deket2 donk, bulan puasa nih”

D

daitouryou = presiden, huku daitouryou = wakil presiden
  • presiden kita itu sebenarnya adalah seorang dai tooh, ryoo? yuuuk…
(ps: bayangin SBY sedang ceramah pinjem sorbannya Aa Gym, yuuuk…)
  • dai-tour-you : presiden kita adalah seorang dai yang sedang tour sama you! :D
dare = siapa
  • Kue dare(tar) sapa nehh.. enak benerrr…
denki = listrik
  • kesetrum listrik membuatku dengki sama PLN!
denwa-bango = telpon
  • kalo mo nelpon, cekik dulu leher si dewa bangau, anggap aja lehernya itu gagang telpon :) )
doa = pintu
  • doa mirip pengucapannya dengan door (door [en] = pintu)
  • jika ingat pintu, ingat selalu pintu kubur, hiii… jadi biar nggak lupa untuk membaca doa dulu
  • setiap kali melihat pintu, tempelin doa masuk pintu biar selamat :)
doko = di mana
  • doko (doku) gw ilang nehhh .. ada yg tau dimana ga? pasti si Fivda yang ngambil :D
dochira = di mana (synonim nya doko)
  • dooough chira chira ada di mana dompet gue? pasti Si Fivda (lagi) yang ngambil :D
douzo = Silahkan. douzo yoroshiku = Senang bertemu denganmu. douzo yoroshiku onegaishimasu = Lebih sopan dari yang di atas, biasanya dipakai pada waktu pertemuan/konferensi.
  • Kalau membukakan pintu, selalu orang jepang bilag “Douzo” sambil nunduk yang artinya “Silahkan”(masuk). Urutannya biasanya gini: Dourong pintu trus mendouyongkan badan, bilang Douzo.
doushite, doushita, doushita mono ka, doushitemo(pendeknya dari donna koto wo shite mo) = macam-macam “bagaimana”. Doushite bisa juag diartikan sebagai “mengapa”.
  • Ingat dasarnya saja, doushite. Selanjutnya bisa anda kembangkan sendiri.
dorayaki = Sejenis kue yang seringkali diterjemahkan sebagai donat (mana bolongnya ya…) di edisi-edisi awal Doraemon.
  • Supaya inget, baca terus manga karya Fujimoto Hiroshi dan Abiko Motoo yang sangat terkenal, Doraemon!
doya doya = datang dengan ramai, ramai
  • Kalo orang yang suka foya-foya, berarti suka menghabiskan uang dalam jumlah banyak!

E

E = Lukisan. E… (lukisannya) bagus ya?
eetoo = tidak ada artinya, biasanya digunakan untuk jeda, sambil mikir mo ngomong apa
eiga = Movie / Film tapi juga bisa dibilang Bioskop
  • bioskop eiga

F

furui = Lama / Furui = tua Huruf F hanya ada pada HU, yg selalu di baca Fu. Tedapat pada gunung Fuji. Furui = Tua
  • dalam bahasa jepang huruf F sering digantikan dengan huruf H, sebab tidak ada Huruf F.
Nah teman-teman Hu-Jit-Suu, selama ini kita bekerja diperusahaan yang salah. sebab dijepangnya sono, katanya ngga ada Fu-Jit-Suu.

G

gohan = nasi (sudah dimasak), makanan
  • kalo inget makan nasi, inget sama Son Gohan (tokoh utama Dragon Ball Z). Soalnya Son Gohan selalu rakus sama nasi, makannya biasanya 7 piring!
  • kata-kata turunan dari gohan:
    • asagohan = makan pagi (sarapan)
    • hirugohan = makan siang
    • bangohan = makan malam
gurai = kira-kira
  • kira-kira kalo muke elo disiram gurai kambing, bonyok nggak ya?
genki = baik-baik saja / sehat
  • (Eg. ougenki desuka? (Apakabar?/Apakahbaik2 saja?) jawab: Hai, Genki desu (Sehat2 saja))
  • anggota genk selalu sehat-sehat, karena terbiasa tawuran.
ginko = bank
  • (nggak lucu) kalo genki = sehat, bank yang sehat = genki ginko
  • (kalimat orang aneh:) Saya pernah nanem ginko babat di brankas bank saya… hehehe

H

haha = ibu
  • ibuku adalah orang yang paling lucu sedunia… hahaha… :) )
hajime = mulai
  • kalau mau memulai sesuatu, selalu minta ijin sama haji me (haji memetz)
  • (nggak lucu): kalau mau tanding, biasanya wasit gulat bilang hajime!
hajimemashou = mari kita mulai
  • [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
  • hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
  • owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
  • kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
  • main mashou = main mas yuuuk… (main = play :) )
heta = tidak mahir
  • watashi wa nihongo ga heta desu = bahasa jepangku ga mahir
  • heta bisa di ingat dengan mudah itu sebenernya singkatan… “heh tablo” banget sih lu !!!
herikutsu = berkilah, berdalih, mencari-cari alasan, menghindar
  • hari ini adalah hari kusut sedunia (dus, hari-kusut ~~> herikutsu), karena gw belon bisa bayar utang (utangnya sih cuman seribu perak), harus cari-cari alasan biar bisa menghindar bayar tahun depan (dus, hari-kusut == berdalih, cara-cari alasan untuk menghindar).”
hi = api
  • api? hiiiii, sereeemmm…
hiru = kering, siang hari, lintah
  • kalo dihisap lintah, khulit jadi bhiru dan khering, seperti terbakar matahari di siang hari
  • kalo masih siang, warna langit masih hiru :D
  • Catatan: Jangan tertukar dengan biru (biru = gedung, bir)
hirugohan = siang nasi, makan siang
  • sederhana saja, gabungkan hiru (siang) dan goban (nasi)
hirusugi = sore (setelah siang)
  • lihat entry: hiru = siang, sugi = setelah
hisashiburi = lama tidak berjumpa
  • di negeri antah berantah, kalo orang udah lama nggak ketemu, pas ketemunya harus melakukan ritual hisap si burit (bandung: burit = p*nt*t)
  • kalo udah lama nggak ketemu, ke belakang sono, hisap hisap buritan kapal! (atau buritan yang lain juga boleh :D )
hisho = sekretaris
  • cara nginget Sekertaris Lucu -> Minta nomer HPnya donk!
  • sekretaris kantor gue suka hishop-hishop jarinya oom direktur, hihihihi… :D

I

ikura = berapa
  • kalo mau nanya berapa, selalu tanyain ke pak kura-kura ninja saja.
  • semilyar kura-kura sedang berjemur di tepi pantai, sepanjang penglihatan hanya terlihat kura-kura saja, tak tampak seekor monyet pun. Jadi, berapakah jumlah kura-kuranya? (tentu saja semilyar, dong, ah bodor… )
ima = sekarang
  • nggak ada cara lucu untuk mengingatnya
imasu = ada.
  • untuk benda hidup misalnya orang atau suami suami yang ketauan lagi jajan ditempat gelap terus istrinya bilang… ih mas kok ada disini? (sambil nampol)
imooto = adik perempuan
  • adik perempuan gue imut banget, lucu kayak boneka, pipinya sering gue cubit-cibitin :D
isha = dokter
  • dokter-dokter pada nggak mau sholat isha, sibuk banget sih, katanya sih ntaran aja kalo udah subuh.
itadakimasu = yuk kita makan, kalimat yang diucapkan sebelum makan
  • kata kuncinya adalah ita, daki, mas.
  • pertama-tama, bayangkan anda pergi ke sebuah restoran yang menyediakan menu daki si ita, ah, ngaco anda bilang? ingat, semakin ngaco, semakin mudah diingat lhooo…
  • si ita (purnamasari) nggak pernah mandi, badannya penuh daki, jadi, menu favorit di restoran si ita ini adalah daki si ita, karena si ita orang jawa, maka ketika pelayannya menyodorkan menu ini, dia akan bilang: ita daki, maaas…
itsu = kapan
  • eh itsu sepatu belinya kapan? atau itsu itsu kita jalan jalan lagi ya

J

jin = orang
  • Tulisan di atas dibacanya “Jin sama dengan Orang“, kita semua tau ini bohong, ternyata orang jepang tukang tipu juga.
nihon jin = orang jepang
  • semua orang jepang adalah keturunan jin!.

K

kaeri = pulang kaerimashou = mari kita pulang
  • kalo kita naik angkot, dan sudah nyampe (pulang) ke rumah, biasanya kita bilang kaeri, kaeri, bang!.
kaisha = perusahaan
  • perusahaan adalah tempat untuk meng kaish-kaish rejeki
kaishain = karyawan perusahaan
  • penambahan akhiran “[___] in” memiliki arti: “penghuni dari [___]“
Contoh:
  • kaishain = penghuni perusahaan (karyawan perusahaan)
  • contoh lain lagi duongg…
kanai = istri
  • ingat lagunya A Rafiq: kana, kana, engkaulah gadis india, pujaan hatikuu…
  • lihat entry: shujin = suami (ingat sujen). Suami suka nusuk-nusukin sujen, istrinya akan bilang kena!, kena!, kena! kalo pas kena enaknya. Kalo pas kena nggak kenanya, dia akan bilang: ayo, berusahalah… uuh, aah, uuh, oooh… :D
kantan = mudah, gampang
  • untuk membat kantan dari parutan kelapa, mudah dan gampang! tinggal ambil parutan, ambil kelapa, tamparin ke pipi si Fivda yang chubby :D , trus diperes-peres, dapet deh kantan kelapa chubby :D
  • be-kantan adalah sejenis monyet yang idungnya gede, dan kalo bulan purnama bagian pan*at nya merah dan membesar seperti abis ditabokin anak-anak SMA. Kalo ngga tau juga, Ini salah satu Icon di Dufan. Jadi inget aja.. “Kalo be-kantan aja bisa, kenapa gue engga“.. gampang kan?
kasa = Payung
  • dijepang cuma ada payung kasa(rangka/jaring2). Percuma buat kehujanan. <— howakakakakakak… yang ini lucu banget… langsung apal! hwakakakakak….
kazoku = keluarga
  • belum lucu: keluargaku adalah kazo (hadiah) terindah buatku
Contoh penggunaan:
  • kazoku wa gonin desu = keluarga saya lima orang (ada lima orang dalam keluarga saya)
kawai = imut
  • bayangkan sebuah kawah yang imut, dari bibir kawahnya mengeluarkan boneka-boneka yang imut :)
keitai-denwa = henpon, HP, telepon genggam
  • bayangin henpon kamu adalah henpon yang paling jelek sedunia, sehingga kamu benci banget megangnya, trus saking jengkelnya, jadi pengen ngebanting sambil bilang, “hape kaya tai dewa!”
kosui = banjir!
  • bayangin anak-anak kos di UI yang tiap hari harus selalu berhadapan dengan banjir!
  • JAWA TIMURAN: kok sui gak teko-teko? (=kok lama nggak datang-datang?) Omahku banjir, rek!
[___] kudasai = tolong [___]
  • Contoh
    • mite kudasai = tolong dilihat (lihatlah)
    • kiite kudasai = tolong didengar (dengarlah)
    • yonde kudasai = tolong dibaca (bacalah)
    • kaite kudasai = tolong ditulis (tulislah)
    • itte kudasai = tolong diucapkan (ucapkanlah)
    • kotaete kudasai = tolong dijawab (jawablah)
Perhatikan bahwa hampir semua kalimat di atas diakhiri dengan [___]ite kudasai. Untuk menghafal:
  • mite: m asosiasikan dengan mata –> lihat
  • kiite: k asosiasikan dengan kuping –> dengar
  • yonde: transformasikan yonde menjadi konde berhufur Y untuk dibaca –> baca
  • kaite: asosiasikan kait dengan bulpen (bulpen berkait untuk menulis) –> tulis
  • itte: asosiasikan itte dengan itik yang berbunyi ciap-ciap –> ucap
  • kotaete: asosiasikan dengan kotak sulap yang bisa menjawab segala pertanyaan –> jawab
kusou = bohong / pembohong , kalau di bagian ditambahkan awalan “chi” menjadi chi-kusoo artinya akan mirip dengan kata “Shit” dalam bahasa inggris.
  • ngga usah dikasih cara nginget mudah, biasanya kata-kata kasar gini gampang ngingetnya.
  • orang yang sholatnya khusyu, biasanya tukang bohong! (eh, gue tau faktanya nggak begitu, tapi ini kan pengen lucu-lucuan doang… maap, ye…)
kyou = hari ini. (Eg: kyou wa samui desu ne? = hari ini dingin yah?) (“kyo” dan “u” itu beda kanji, tapi tetap cara bacanya kyoo. Meskipun ada juga yang membaca kyou. ) (hati-hati jangan mengucapkan “kyou” saja sebelum tanda baca koma, karena ada 8 macam “kyou” yang bisa digunakan! Untungnya “kyou” yang ini saja yang memakai dua kanji(今日))
kyou = kitab suci budha
kyou = menteri
kyou = hiburan, senang
kyou = malang, sial
kyoukyou = gila
  • Orang yang kena sial terus menerus(kyou) bisa jadi gila(kyou-kyou)!
kyou = kuat

L

Orang Jepang nggak kenal huruf L. Jadi, praktis huruf L nggak pernah digunakan.
Huruf L biasanya digantikan dengan huruf R (gile bener yak, ngomong L aja belom bisa dah ngomong R duluan). Contohnya Mc.Donald akan dibaca “Ma-Ku-Do-Na-Ru-Do” , liat kan bagaimana huruf L jadi Ru, dan huruf sisanya jadi pada kaga karuan.

M

Minna = Semua
Minna-san = Eh loe pade-pade / Hee penontoon
  • (nggak lucu banget) inget tragedi di Mina ? waktu semuanya meninggal?
mizu = air
  • shim, shimizu… sedotannnya kuwat, semburannya kuwenceng…
musuko = anak laki-laki
  • anak laki-lakiku adalah musuhku! (gampang banget kan? jangan sedih, ini cuma biar apal doang… tentu saja anak laki-lakuku adalah sahabatku… :)
  • lihat entry: musume = anak perempuan
musume = anak perempuan
  • anak perempuan adalah musuhmu! (gampang banget kan? jangan sedih, ini cuma biar apal doang… tentu saja anak laki-lakuku adalah sahabatku… :)
  • lihat entry: musuko = anak laki-laki
muzukashii = sukar, rumit
  • muzu-r skali jimat yang di-kashii mbah dukun tapi pake-nya rumit & sukar di pake orang biasa
miriku = susu
  • miriku-r ingat mimik susu kiriku

N

nani = apa
  • apa? o [sensor]? o [sensor] ga suki desu ka?
  • Jawab: Haaaaiiii.. O-[sensor] ga dai-suki desu!
  • apa? kamu suka o [sensor] ?
niku = daging
  • kalo pengen makan daging, yang paling enak dimakan: yakiniku di hoka-hoka-bento.
nomu = minum
  • pas gw minum, gw selalu nemu permata, tapi kadang nemu sepatu juga dalam gelas… (bayangin!)

O

oishii = lezat, enak
  • kalo ingat makanan lezat, pasti dalamnya ada isinya, biasanya ganja :) )
  • oo ishii ganjaa… pantesan enak…
okaasan = ibu
  • bayangin ibu kamu adalah orang bali, badannya gede besar (gede = ookii), namanya I GEDE OKA SAN (OOKII ditransformasikan menjadi OKA).
onegaishimasu = Tolong
  • oh neng gai(ukin) shi(ninya) mas (dongsss), onegaishimasu nee(ng)
owari / owarimase= selesai
  • Kalo dah kecapean habis ngerjain tugas biasanya orang bilang, “Owa…rrrgh… dah selesai nih…
owarimashou = mari kita akhiri
  • [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
  • hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
  • owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
  • kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
  • main mashou = main mas yuuuk… (main = play :) )
ookii, hajime, ooini, dai, ta = Gede/Besar
  • emang sih, artis yang namanya Oki-lukman itu badannya guede amat.
  • OKI = organisasi yang anggotanya orang Arab, tau sendiri, kalo Arab, pasti anunya gedhe gedhe :D
otooto = adik laki-laki
  • adik laki-laki gue seorang bina raga, otot-ototnya menonjol-nonjol kayak bisul, dia suka makan bayam, dan sering niru gaya si popeye :)

P

pan = roti

Q

  • Ngga ada!! Gila..Bahasa indonesianya aja susah nyarinya.

R

rou = tua
  • orang tua biasanya kan giginya sudah rountok…
rika = ilmu pengetahuan (sains)

S

sai = umur
  • say! sayaaang, umur kamu udah tiga puluh satu taun, kok masih suka ngompol? masih suka ngisep jari? masih suka ngiler? dewasa dong… dewasa! malu aku jadi pacar kamu…
samui = dingin/adem
  • berteduh di bawah pohon asam di kampus UI? ademmmm!
  • pengen ngadem? berteduh saja di bawah pohon asam di UI, pohonnya ada freezernya lho… :D
sensei = suffix untuk guru (e.g. Tokuyou-sensei 德耀先生)
  • (nggak lucu): di china, semua suhu dipanggil sinshe
shain = karyawan
  • jadi karyawan nggak kaya-kaya? rashain!
  • Akhiran “-in” memiliki arti “penghuni”. lihat kaishain.
shachoo = direktur, huku shachoo = wakil direktur
  • ngaco aja direktur itu…..,aku ngaco sama wakil direktur
shigoto = pekerjaan
  • kalau ingat tentang pekerjaan, ingat saja sama pekerjaan zygote
  • pekerjaan zygote adalah membawa kenikmatan dalam hubungan :D
  • apa pekerjaan kamu? pekerjaan saya adalah sebagai zygote, yang bekerja keras membawa benih pejantan menuju indung telur betina (halah! kepanjangan… :p)
shujin = suami
  • kalau ingat suami, ingat sujen (jawa: sujen = tusuk sate), karena semua suami hobi menusuk-nusukkan sujennya :)
sugi = setelah
  • setelah merampok bank, pasti kita jadi sugih (sugih[jw] = kaya)
suki = Senang/Suka
  • Cara ngga lucu: suki mirip ama suka, bedanya cuma huruf a diganti sama i
  • Cara lucu: (belum ada)

T

taberu = makan
  • pas ngliat orang yg cepet jalannya takut terlambat…kamu teriakin kenceng2 aj “woi,klo jalan jangan taberu-beru (terburu-buru)donk?! ^0^”
takusan = Banyak
  • ta ku sangka, ternyata tikusnya banyak juga!
tango = kosakata
  • Bayangkan wafer tango disusun ke dalam rak-rak berderet (ingat rak di swalayan atau di perpustakaan). Setiap bungkus bertuliskan satu kata yang masing-masing berbeda-beda dan berurutan dari A sampai Z. Rak-rak yang diisi wafer tango ini menjadi sebuah kamus raksasa!
  • Setiap orang yang ingin mengetahui arti dari suatu kata harus pergi ke perpustakaan wafer tango ini :)
taishikan = kedutaan
  • kalo mau ke kedutaan, siap siap masker hidung ya, karena di sana banyak tai si ikan yang baunya amis!
tanjoubi = Hari Ulang Tahun, Kata Dasar bi berarti Hari
terebi = televisi
  • orang jepang nggak bisa bilang “V”. Bunyi “B” digunakan untuk menggantikan bunyi “V”.
  • orang jepang juga suka motong kata seenak perut mereka, sehingga yang seharusnya jadi “terebisi”, disingkat jadi “terebi” saja.
tokai = jam
  • tokai tokai di dinding instead of cicak cicak di dinding.
  • untuk kamuflase, tokai tokai di dinding berubah menjadi jam dinding!
tomodachi = Teman/Kawan
  • Inget aja Tamagotchi Electronic Pet Friend. Sejenis mainan elektronik, yang biasanya jadi gantungan kunci, didalamnya ada karakter yang dapat di beri makan, minum, di beri obat, sampai besar. Lalu setelah besar dengan seenaknya pergi.
Tori = Burung(unggas) / Bird
  • tori in-furu-en-za kalau di artikan perkata jadi burung influensa atau burung flu. Kalau di bahasa indonesia itu kadang tidak baik jika di ucapkan. Karena seharusnya Flu Burung.

U

uisukii = whisky
  • gampang sekali. pengucapannya mirip.
ureshii = menyenangkan
Urusai = ribut, berisik, rewel
Cara inget Lucu:
  • Say… kamu kaya ngga ke-Urus-Say , baju dekil, rambut gimbal, celana robek-robek, sandal bolong, tali kolor aja sampe melar trus diiket-iket karet. (Sorry, jadi ngatain gini, kalo diterusin batal puasa nih)
  • anak kita di-Urus-dong-Say, rewel terus tuh, jadi berisik!

V

vodoka = Vodka

W

watashi = saya

Macam-macam saya

  • watashi = aku, saya (modern).
  • ware = saya(model lama).
  • watakushi = lebih formal.
  • atashi = dipakai oleh wanita.
  • atakushi = lebih formal.
  • Yang di atas adalah yang umum. Yang di bawah adalah versi khususnya.
  • boku = bahasa gaul, dipakai oleh lelaki biasanya.
  • ore = biasanya dipakai oleh pria, tetapi sangat jarang dipakai.
  • washi = Dipakai oleh pria tua ojiisan.
  • asshi = Dipakai dari periode Edo, dipakai oleh pria.
  • temae = Dipakai oleh para pedagang dari periode Edo, sangat merendah.
  • sessha = Dipakai oleh samurai dari periode Edo. Agak merendah.
  • ora = Dipakai oleh anak-anak.
  • wagahai = Betul-betul tua. Cuma sedikit orang yang mengetahuinya sekarang.
  • uchi = Dipakai oleh wanita dan dialek Osaka(Osaka-ben).
  • soregashi = Dipakai oleh samurai di periode Edo(saja, tidak dipakai sekarang).

X

Tidak ada X dalam bahasa Jepang. Yang ada adalah: ekkusu (dalam katakana).

Y

yasumi = istirahat
  • kalo mo istirahat, yok kita ciumi (yasumi) bantal guling bau iler, halah!
  • Catatan: oyasuminasai = selamat tidur
yasumimashou = mari kita istirahat
  • [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
  • hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
  • owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
  • kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
  • main mashou = main mas yuuuk… (main = play :) )
youkoso = Selamat datang, senang bertemu denganmu.
  • Cara rada-rada rumit: Jika anda bisa mandarin, coba jadikan you, ko, sou. You=ada. Ada orangnya nggak? Kalo ada kita sapa (biasa gitu kan kalo kita cari orang). Ko+u=mulut. Ucapkan dengan mulut. Sou, jadikan shou=tangan. Jabat tangan, jika anda baru bertemu pertama kali. Ya, seterusnya kembangkan sendiri menurut cara anda.

Z

zaa = Bunyi tiruan hujan zaa-zaa = Bunyi tiruan air zabun = Bunyi tiruan barang jatuh ke air zaku-zaku = Bunyi tiruan menginjak pasir zanbun / zanburi = Bunyi tiruan barang jatuh ke air, bunyi debur
  • Biasanya kalo di manga(komik jepang) kan kalo ujan ada tulisan zaaaaaaz… (tertulisnya ざあ~~~っ)
  • Ada zabun jato ke air…
zanpan = Sisa makanan
  • Kalo ada makanan jatuh, orang kaya bilangnya apa?(biasanya lho… terlalu kaya sih soalnya :P )
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan…. ho hoho. silahkan posting dibawah…. :)